News Detail

Agar liburan bareng bayi akhir tahun ini menyenangkan perlu tahu tips ini

Ayah, Bunda, liburan akhir tahun dan sekaligus libur semester telah tiba. Sudahkah merencanakan liburan bersama keluarga tercinta dan juga bayi kita?. Sekarang sudah memasuki musim hujan, sangat penting merencanakan momen liburan yang pas. jika tidak, bukan suka cita yang didapat, malah penyakit yang menghancurkan liburan anda. Anda tentu tak ingin jika hal ini terjadi. Untuk itu, perencanaan dan konsep yang baik adalah pedoman paling penting diikuti untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak anda pikirkan sebelumnya terjadi. Untuk itulah, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum berpergian bersama buah hati anda.

Hal yang paling penting sebelum memutuskan membawa serta merta buah hati ke tempat wisata dengan perjalanan yang panjang adalah memastikan bahwa buah hati anda dalam keadaan sehat dan fit. Selain itu, pastikan vitamin dan obat-obatan yang biasa ia konsumsi dibawa, hal ini penting dilakukan terutama bila hendak melakukan perjalanan jauh dan menginap untuk waktu tertentu. Tak hanya itu, masih ada banyak hal lain yang perlu di persiapkan oleh anda sebelum pergi bersama dengan buah hati. Apa sajakah itu? Berikut adalah poin pentingnya.

1.    Perhatikan Kondisi Cuaca

Mengingat cuaca yang kurang bersahabat di penghujung tahun. Maka anda harus siap dan siaga dengan beberapa resiko dan kemungkinan yang mungkin saja anda jumpai. Selalu pahami kebutuhan buah hati dan bawa perlengkapan yang memadai seperti jaket, obat-obatan, dan perlengkapan yang tepat untuk cuaca di tempat tujuan anda. Dan tak lupa berikan vitamin agar daya tahan tubuh si kecil lebih kuat meski berlibur pada cuaca yang kurang bersahabat.

2.    Perhatikan Unsur Waktu

Saat berpergian bersama buah hati, anak-anak cenderung memerlukan waktu lebih banyak daripada orang dewasa. Misalkan saat di suruh pergi ke toilet, berganti pakaian dan hal lainnya. Semua hal itu biasanya harus disuruh berkali-kali yang tentunya hal ini akan sangat memakan waktu. Selain itu, anak-anak cenderung sulit diminta untuk bergegas dan bila dipaksakan yang ada mereka malah akan menjadi rewel.

Selain itu, mengendarai mobil dalam waktu yang lama akan membuat buah hati anda bosan dan jengkel. Apalagi jika anak anda sudah tak lagi menggunakan popok, maka dipastikan jika anda harus beberapa kali berhenti untuk melayani sang buah hati buang air. Untuk itulah, ada baiknya jika anda menjadwalkan perjalanan anda dengan menambah waktu ekstra 2,5-3 jam dari waktu tempuh normal untuk menambah banyak waktu berhenti tanpa membuat anda terlambat di tempat tujuan.

3.    Aplikasi Pada Gadget

Untuk Anak Siapkan sesuatu yang bisa membuat anak sibuk selama perjalanan dibandingkan sibuk berlarian kesana kemari yang akan membuat anda khawatir dengan keselamatannya. Di era yang modern ini, aplikasi pada gadget cenderung lebih bisa membuat anak duduk manis dan diam selama perjalanan dibandingkan dengan mainan seperti robot-robotan dan boneka. Bahkan ketika melakukan perjalanan dengan transportasi umum seperti kereta api, pesawat dan kapal laut, permainan dalam gadget dapat membuat buah hati anda lebih sibuk dengan mainannya sehingga waktu tidak akan terasa berjalan lambat dan resiko buah hati mengalami stress selama perjalanan menjadi lebih kecil.

4. Pilih lokasi wisata yang bisa dinikmati sikecil

Lokasi tujuan ini sangat penting karena fisik bayi tidaklah sekuat manusia dewasa. Jangan sampai anak kamu malah sakit karena kecapekan kamu ajak liburan. Pilihan paling cocok sih sebenarnya liburan di wahana bermain. Bayi kamu bisa diajak bermain sehingga ia juga senang liburan, nggak cuma orangtuanya saja. Liburan ke pantai juga boleh kok, asal pantainya berombak tenang dan lokasinya cukup mudah dijangkau. Ajak nayimu untuk bermain pasir dan menikmati sunset.

Perhatian, jangan diajak naik Gunung Rinjani atau Sailing Trip Komodo ya. Bisa tepar bayimu jika diajak ke sana. Bayi 1-2 tahun sebaiknya belum dikenalkan aktivitas petualangan berupa pendakian ataupun aktivitas fisik ekstrem. Ajarkan berenang sudah cukup kok.

5.    Berlibur Sambil Belajar

Setiap moment perjalanan sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menyenangkan. Misalkan memperkenalkan ibukota provinsi, kabupaten maupun kecamatan dari suatu daerah. Atau memperlihatkan hal-hal unik yang anda temui dijalan seperti nama-nama gedung atau monument yang anda jumpai disana. Pada intinya jadikanlah perjalanan anda semenarik dan semenyenangkan mungkin agar anak merasa bersemangat untuk liburan-liburan selanjutnya.

6. Kurangi foto selfy nggak jelas

Masalah paling akut dari traveler asal Indonesia adalah kegilaannya pada foto-foto, terutama foto selfie. Kalau kamu masih jomblo sih nggak masalah ya banyak foto-foto. Tapi kalau sudah berkeluarga dan membawa bayi, akan sulit fokus dengan kamera. Kamu mesti fokus 100 % ke anakmu, tentang kondisinya, kesehatannya, dan juga penampilannya. Kurangi deh foto-foto selfie di tempat wisata. Boleh kok foto, tapi secukupnya aja. Jangan terlalu fokus jepret sana sini.

Mungkin segitu dulu kali ya tips traveling sama bayi. Segera ajak si kecil traveling mumpung tiket pesawat untuk bayi usia di bawah 2 tahun cuma 10 % dari harga tiket dewasa. Murah banget ‘kan?

Nanti lain kali siapkan lagi artikel destinasi wisata buat pasangan muda yang mau traveling bersama bayi. Tunggu ya. Selamat liburan dengan si kecil!

7.    Jangan Lupakan Tisu dan Popok

Dua hal ini adalah perlengkapan paling berguna selama berpergian bersama buah hati terutama bila buah hati anda masih balita. Meskipun mungkin anak anda sudah tak lagi menggunakan popok, namun jika usianya masih kecil dan perjalanan yang anda tempuh begitu jauh. Penggunaan popok tentunya akan lebih praktis. Disamping itu, tisu juga harus selalu ada ditas anda, karena selain berguna untuk membersihkan, tisu juga dibutuhkan pada moment tertentu seperti lap tangan setelah makan dan lain-lain.

Saat merencanakan liburan, ada baiknya jika anda mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhan anak anda. Dengan demikian, sebelum berpergian anda bisa mempersiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu. Pada dasarnya kebutuhan orang dewasa lebih sederhana dibandingkan dengan kebutuhan anak-anak, agar tak kerepotan saat membawa serta buah hati dalam berwisata. Tidak ada salahnya ikuti tips diatas, semoga berhasil. Dan selamat berlibur!

Sumber : Bidanku.com, hipwee.com

Baca juga artikel ini :