News Detail

Agar rambut bayi lebat dan sehat, ini tipsnya

Hampir semua ibu menginginkan rambut bayinya tumbuh dengan lebat dan sehat. Tak heran jika Bunda selalu mencari cara melebatkan rambut bayi di internet atau saling bertanya dengan tetangga. Tapi, tahukah Bunda bahwa ada beberapa faktor yang menentukan kesuburan rambut bayi? Faktor tersebut adalah keturunan, hormonal, asupan gizi, lingkungan, dan perawatan.

Cara Melebatkan Rambut Bayi Agar Lebih Kuat, Lebat, dan Sehat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bunda, tidak perlu khawatir jika rambut si kecil tipis karena faktor genetik dari Ayah dan Bunda. Dengan mengoptimalkan faktor gizi, lingkungan, dan perawatan, rambut si kecil bisa tetap tumbuh lebat, sehat, dan kuat. Yuk, kuti caranya seperti berikut ini!

Berikut ini adalah beberapa cara untuk membuat bayi memiliki rambut lebat secara alami:

  1. Jaga kebersihan kulit kepala bayi

Kulit kepala bayi yang baru lahir memang terkadang terlihat kotor dan kering. Beberapa endapan putih seperti ketombe pada orang dewasa juga bisa muncul di kulit kepala. Masalah kondisi kulit kepala ini dipengaruhi oleh hormon dan berbagai jenis cairan selama bayi tumbuh dalam rahim ibu. Hal penting yang harus dilakukan untuk menjaga pertumbuhan rambut bayi adalah menjaga agar kulit kepala bayi tidak terlalu kering, tidak berminyak dan bersih. Jika terlalu kering atau berminyak maka kulit kepala bayi terasa gatal dan rambut mudah rontok. Jika kulit bayi terlalu kering maka gunakan minyak khusus untuk kulit kepala bayi agar kulit bersih dan tidak terlalu kering. Jika kulit kepala bayi terlalu lembab maka jaga kebersihan kulit bayi dengan menggunakan sampo bayi khusus. Lakukan beberapa cara membersihkan kulit kepala bayi baru lahir secara hati-hati.

  1. Menjaga jangan sampai rambut bayi kusut

Bayi yang baru lahir biasanya banyak tidur dengan bersandar pada bagian punggung. Ini sangat sesuain dengan pola perkembangan bayi 1 bulan. Sementara kebutuhan tidur bayi harus bisa memenuhi pola tidur bayi 1 bulan. Karena itu rambut bayi menjadi kusut pada bagian belakang kepala atau menjadi lebih berminyak pada bagian ini. Jika dibiarkan terus maka rambut bagian belakang bayi bisa rontok dan bagian lain tidak bisa tumbuh dengan baik. Ikuti beberapa tips ini untuk menjaga agar rambut bayi tumbuh dengan baik.

  • Jika bayi sudah bisa bersandar pada perut, maka bantu rubah posisi bayi selama beberapa saat. (baca: perkembangan bayi 3 bulan)
  • Saat mencuci rambut bayi jangan menggunakan sampoo terlalu banyak karena rambut bisa menjadi lebih lembab dan mudah rontok.
  • Saat menyisir rambut bayi maka gunakan jenis sikat rambut bayi khusus.

Baca juga : Cara mudah mengatasi bayi rewel karena stress

  1. Rawat rambut dengan gel lidah buaya

Perawatan rambut bayi dengan lidah buaya bisa dilakukan saat bayi sudah berumur lebih dari 2 bulan. Saat itu kulit bayi sudah bersih dan bagian kulit kepala bayi tidak terlalu sensitif. Gel lidah buaya sangat aman dan bisa menumbuhkan rambut bayi karena mengandung zat aktif. Senyawa dalam gel lidah buaya bisa membantu merangsang kekuatan folikel rambut dan membuat rambut lebih cepat panjang. Berikut cara menggunakan gel lidah buaya untuk rambut bayi:

  • Lakukan perawatan ini sebelum bayi mandi.
  • Ambil beberapa lidah buaya yang segar, kemudian lepaskan kulitnya dan ambil bagian gelnya. Jika perlu hancurkan gel lidah buaya hingga menjadi pasta yang kental.
  • Terapkan secara langsung pada rambut bayi, pastikan Anda menggunakan handuk pada bagian bawah agar bayi lebih nyaman.
  • Lakukan secara hati-hati agar gel lidah buaya tidak mengenai bagian kulit bayi.
  • Biarkan selama beberapa saat sebelum bayi dimandikan.
  • Mandikan dan cuci bersih kepala bayi dengan sampo bayi khusus.
Informasi manfaat lidah buaya:

4. Pilih shampoo bayi khusus

Produk perawatan untuk bayi memang dirancang khusus karena kulit bayi yang masih sangat sensitif. Untuk itu ibu juga harus memilih jenis shampoo khusus yang bisa membuat rambut bayi tumbuh lebih lebat. Beberapa shampoo memang dibuat seperti ini dan sangat aman untuk bayi. Berikut ini ciri-ciri shampoo yang baik untuk bayi:

  • Pilih jenis shampoo yang tidak menyebabkan mata bayi pedih sehingga sangat aman.
  • Pilih jenis shampoo yang tidak banyak menghasilkan busa.
  • Pilih jenis shampoo bayi yang organik dan mengandung minyak alami seperti bahan kemiri atau seledri.
  • Pilih jenis shampoo yang menghasilkan aroma esensial seperti lavender.
  • Cuci bersih rambut bayi setidaknya satu minggu sekali sambil pijat lembut kulit kepala bayi.
  • Cara mencuci rambut bayi sebaiknya dilakukan sesuai dengan cara memandikan bayi baru lahir.
Informasi tentang menjemur bayi setelah mandi:
  1. Gunakan madu dan minyak zaitun

Untuk cara melebatkan rambut bayi maka Anda bisa mencoba menggunakan pelembab alami. Pada dasarnya rambut bayi sama seperti orang dewasa, bisa menjadi kering dan mudah rontok. Jika mudah rontok maka bayi Anda mungkin akan terlihat botak dan rambut yang tipis. Salah satu bahan yang bisa Anda gunakan adalah madu murni dan minyak zaitun. Madu mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk menumbuhkan rambut. Sementara minyak zaitun mengandung vitamin E yang sangat penting untuk merawat kulit bayi.

Berikut cara menerapkan madu dan minyak zaitun untuk rambut bayi:

  • Campurkan beberapa sendok madu dan minyak zaitun hingga larut.
  • Terapkan secara langsung pada rambut bayi hingga mengenai kulit kepala bayi. Lakukan sambil memijat lembut.
  • Biarkan selama kurang lebih 10 menit lalu bilas dengan air hangat.
  • Jika sudah menggunakan bahan ini maka jangan menggunakan shampoo apapun untuk bayi.

Baca juga:

  1. Gunakan pisang dan minyak zaitun

Selain menggunakan madu dan minyak zaitun, Anda juga bisa menggunakan pisang dan minyak zaitun. Pisang mengandung bahan mineral seperti kalium yang bisa membuat rambut tumbuh lebih cepat. Sementara perpaduan dengan minyak zaitun akan membuat folikel rambut lebih kuat dan tumbuh dengan baik. Pisang juga termasuk makanan yang mengandung asid folik dan penting untuk ibu hamil dan bayi.

Berikut cara menggunakan pisang dan minyak zaitun untuk rambut bayi:

  • Hancurkan satu buah pisang yang sudah matang dengan satu sendok minyak zaitun. Pastikan campuran bahan sudha membentuk pasta sehingga nyaman untuk kulit bayi.
  • Jika Anda memiliki yogurt organik, maka tambahkan satu sendok teh pada campuran pasta.
  • Kemudian terapkan secara langsung pada bagian rambut dan kulit kepala bayi. Jangan lupa untuk memijatnya dengan lembut.
  • Biarkan selama 10 menit lalu bilas seperti ketika Anda memandikan bayi.
  1. Gunakan alpukat dan madu

Alpukat juga termasuk buah yang kaya dengan vitamin E alami dan menjadi makanan untuk penyubur kandungan. Anda juga bisa menggunakan bahan alpukat dan madu untuk membantu rambut bayi tumbuh lebih cepat. Berikut cara untuk mencampurkan alpukat dan madu:

  • Ambil daging buah alpukat yang sudah matang dan benar-benar berkualitas.
  • Hancurkan daging alpukat hingga lembut tanpa menambahkan air.
  • Kemudian tambahkan satu sendok madu murni dan campur hingga menjadi pasta yang lembut.
  • Lalu terapkan secara langsung pada rambut dan kulit kepala bayi.
  • Biarkan selama 10 menit lalu bilas dengan air hingga bersih.
  • Jangan lupa untuk menggunakan shampoo agar semua noda alpukat bayi benar-benar hilang dari kepala bayi.
  1. Jangan menggunakan mesin pengering rambut untuk bayi

Beberapa orang tua menggunakan pengering rambut untuk bayi setelah mencuci rambut bayi. Namun sebenarnya cara ini sangat salah dan bisa menyebabkan rambut bayi mudah rontok. Kulit bayi sepenuhnya masih sangat sensitif sehingga tidak tahan dengan panas. Panas juga bisa merusak folikel dalam kulit kepala bayi sehingga rambut mudah rontok. Jika Anda ingin mengeringkan kulit kepala dan rambut bayi dengan cepat setelah keramas, maka cukup dengan menggunakan handuk. Jangan menggosok kulit kepala dan rambut bayi dengan handuk. Anda cukup membelainya dengan lembut menggunakan handuk yang bisa menyerap air dengan baik.

Baca juga : Agar bayi kita terbiasa salim, ikuti tips ini ya

  1. Jangan takut untuk memotong rambut

Beberapa orang tua merasa tidak tega untuk memotong rambut bayi yang baru lahir. Memang memotong rambut bayi setelah lahir bisa membuat kulit kepala bayi lebih dingin sehingga mungkin bayi menjadi mudah pilek. Namun memotong rambut pertama bayi setelah usia bayi kira-kira tujuh hari terbukti bisa membuat rambut yang tumbuh lebih subur dan lebat. Jadi putuskan untuk memotong rambut bayi hingga habis kemudian lakukan perawatan khusus untuk kulit kepala bayi. Jangan terlalu khawatir dengan kepala bayi yang botak, Anda bisa menggunakan topi yang nyaman untuk bayi.

  1. Nutrisi penuh untuk bayi

Rambut yang tebal bisa menjadi tanda pertumbuhan bayi yang sehat dan baik. Salah satu cara yang sangat penting adalah merawat pertumbuhan bayi dari dalam. Anda bisa memutuskan untuk memberikan ASI secara eksklusif atau susu formula sesuai dengan pola makan bayi 1 bulan. Asupan gizi dan nutrisi yang diterima oleh bayi harus sesuai dengan kebutuhan. Karena itu jika ibu menyusui maka harus mengkonsumsi makanan sehat. Diantaranya makanan yang mengandung vitamin D, vitamin E, lemak, protein dan berbagai jenis minera