News Detail

Cara Menyiapkan MPASI HomeMade Untuk Ibu Bekerja

Siapa bilang Bunda bekerja (working mom) tidak bisa memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) yang sehat dan bergizi buatan rumahan kepada si kecil?

Menyiapkan menu MPASI untuk bayi merupakan tantangan tersendiri bagi ibu bekerja. Pasalnya Bunda harus memikirkan variasi menu serta meraciknya disela-sela kesibukan. Namun hal itu tentu saja sebanding dengan nilai gizi yang didapatkan dari makanan segar dibanding bayi harus makan makanan instan.

Bagaimana cara mengatur waktunya, Bubur ONiC punya tips yang patut dicoba yu simak..

1. Membuat Buku Jurnal MPASI

Yang ini penting sekali menyiapkan buku jurnal MPASI bagi Bunda yang bayinya baru memulai MPASI, terutama bagi Mama bekerja. Buku ini berguna untuk membuat menu makanan sehari-hari, sehingga makanan lebih bervariasi dengan komponen gizi yang seimbang.

Buatlah daftar menu MPASI untuk seminggu ke depan, sesuaikan dengan bahan makanan yang ada di dalam kulkas. Ingat ya Bund, menunya harus seimbang, artinya dalam satu menu terdapat karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur dan buah.

Terapkan satu menu di hari yang sama untuk memudahkan Bunda menyiapkan bahan makanannya.

Jika sudah kehabisan ide menu, Bunda bisa mengulang daftar menu yang telah dibuat sebelumnya.

2. Kelompokkan bahan makanan

Agar persiapan MPASI lebih mudah, kelompokkan bahan makanan berdasarkan jenisnya. Misalnya dengan menempatkan satu wadah berisi potongan sayuran atau wadah khusus untuk menyimpan lauk pauk.

Selain mudah diambil, pengelompokkan ini juga bertujuan untuk menghindari makanan cepat basi atau tercampur aroma bahan makanan lainnya.

3. Potong dan simpan makanan

Salah satu kegiatan yang bisa Bunda lakukan di hari libur adalah memotong-motong bahan makanan untuk MPASI si Kecil.

Potong kecil-kecil lauk pauk atau sayuran sesuai dengan porsi makan bayi. Selain bertujuan untuk mempercepat proses memasak, potongan ini juga hemat tempat saat dimasukkan ke dalam wadah makanan atau plastik klip.

Atur bahan makanan yang disimpan dalam wadah atau plastik per porsi makan bayi, lalu beri label nama dan tanggal. Dengan demikian, Mama tak perlu repot mengupas atau memotong bahan makanan lagi. Tinggal ambil jenis bahan makanan yang dibutuhkan, lalu masak.

4. Bekukan bahan makanan

Tujuan membekukan bahan makanan adalah untuk menghentikan proses pembusukkan akibat bakteri dan menjaga bahan makanan tetap segar. Untuk lauk pauk, cuci bersih daging ayam, udang atau ikan terlebih dulu sebelum dibekukan.

Beda halnya dengan daging merah yang sebaiknya jangan dicuci dulu agar tetap segar dan tahan lama.

Selain lauk pauk, sayuran dan buah pun bisa dibekukan. Namun setelah melewati proses memasak dan dijadikan bubur halus (pure) terlebih dulu.

Mama bisa menggunakan freezer pod untuk membagi buah atau sayuran sesuai porsi makan bayi. Jika hendak digunakan, sebaiknya keluarkan dan tempatkan bahan makanan di suhu ruang.

Setelah mencair, baru lah bisa dimasak. Hal ini bertujuan agar gizi yang terkandung di dalam makanan tidak rusak akibat perubahan suhu yang drastis.

5. Menggunakan slow cooker

Bagi Bunda yang bekerja, slow cooker adalah jenis alat masak penyelamat hidup!

Bunda tinggal memasukkan semua bahan makanan yang dibutuhkan, tekan tombolnya dan tinggal tidur. Proses memasaknya mirip dengan cara kerja rice cooker.

Hanya saja slow cooker bekerja dalam waktu yang cukup lama, minimal 4 jam demi menjaga kandungan gizi di dalam makanan. Itulah sebabnya Mama bisa menyiapkannya di malam hari, lalu keesokannya bubur MPASI pun siap disajikan.

Pisahkan menu untuk makan siang dan makan malam, kemudian masukkan ke dalam chiller.Saat dibutuhkan, makanan tersebut bisa dihangatkan kembali.

6. Blender dan saringan

Jika tidak memiliki slow cooker di rumah, Bunda bisa menggunakan blender atau saringan kawat untuk melumatkan bahan makanan bayi.

Setelah itu bagi per porsi makan bayi dalam sehari dan letakkan di dalam chiller. Hangatkan makanan yang sudah lumat sebelum diberikan kepada si kecil.

Nah, sekarang sudah tak ada alasan lagi untuk tidak memberikan MPASI homemade kepada si kecil kan, Bun? Meskipun sedikit repot, MPASI rumahan jauh lebih bergizi dibandingkan makanan instan. Jenis dan rasanya pun lebih bervariasi sehingga si Kecil tidak mudah bosan dan semangat saat waktu makannya tiba.  

Tapi jika ingin mendapatkan MPASI yang sehat dan bergizi seperti bikinan Bunda dirumah, sekarang ga perlu repot lagi ya bund. Ada Bubur ONiC yang menjadi solusi untuk MPASI Bayi yang sehat dan bergizi. Bubur ONiC sudah tersedia di lebih 34 Outlet yang tersebar di Kabupaten Bogor, saat ini baru 4 Kecamatan, yakni kecamatan Bojonggede, Kecamatan Tajur Halang, Kecamatan Tanah Sareal dan Kecamatan Sukaraja. Untuk mengetahui lokasi Outletnya bisa KLIK DISINI