News Detail

Ini cara memasak MPASI yang dan benar

Bunda sebentar lagi buah hati kita akan memasuki masa pemberian makanan pendamping ASI atau MPASI, banyak bunda yang merasa deg-degan dengan kesiapan anak dalam menerima MPASI.

Kekhawatiran anak menolak atau menderita alergi terhadap makanan tertentu biasanya menjadi hal yang dikhawatirkan bunda saat memberikan MPASI.

Bagi Bunda yang merasakan hal tersebut, sebenarnya tak perlu merasa khawatir berlebih. Seiring  berjalannya waktu, anak akan dapat menerima MPASI yang Mama berikan, namun mereka perlu untuk beradaptasi dengan makanan tersebut.

Ada beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan dengan baik adalah bagaimana cara menyiapkan MPASI yang benar agar gizi dari makanan yang diberikan tidak berkurang. MPASI yang biasa dibuat adalah bubur bayi, jika memungkinkan membuat bubur bayi organik akan jauh lebih baik.

1. Mencuci di bawah air mengalir

Bunda memang harus memperhatikan cara mencuci dan memotong sayur dan buah dengan benar. Untuk sayur dan buah, pastikan bahwa Mama mencucinya di bawah air mengalir, bukan merendamnya.

Merendam sayur dan buah hanya akan membuat kandungan nutrisinya hilang Bun, terlebih pada sayur dan buah yang mengandung vitamin C.

2. Perhatikan waktu memasak dan suhunya

Mengukus memang menjadi cara terbaik untuk mempertahankan kandungan nutrisi makanan yang akan Bunda olah menjadi MPASI.

Namun apabila Bunda ingin memasak degan cara direbus, jangan lupa untuk memperhatikan waktu, suhu dan jumlah air yang digunakan untuk merebus bahan makanan tersebut.

Jika ingin merebus sayuran misalnya, jangan masak dengan suhu yang terlalu tinggi atau jumlah air yang terlalu banyak karena hal ini dapat menghilangkan nutrisi yang terdapat pada makanan tersebut.

3. Hindari menghaluskan dengan blender

Meski menghaluskan makanan dengan blender membuat Bunda menjadi lebih mudah dalam menyiapkan MPASI, nyatanya cara ini dianggap mampu mengurangi gizi makanan, terutama kandungan vitamin pada makanan.

Mengapa demikian? Rupanya ini karena putaran pisau dari blender mampu menghasilkan panas dan menguraikan beberapa zat gizi pada makanan terutama kandungan vitamin Bund.

4. Perhatikan tingkat kehalusannya

Pada awal pemberian MPASI, Bunda memang harus memperhatikan bahwa tekstur makanan yang diberikan benar-benar sudah halus agar si Kecil mudah untuk menerima makanan yang diberikan.

Saat bayi menginjak usia 6-8 bulan misalnya, Bunda perlu membuat MPASI dengan tekstur yang lebih lembut dan disaring dengan sempurna agar anak mudah melumatnya.

Namun saat anak mulai menginjak usia 9 bulan ke atas, buatlah MPASI dengan tekstur yang sedikit lebih kasar agar anak tak malas mengunyah saat usianya bertambah nanti.

5. Mengetahui aturan mengolahnya

Bunda memang harus mengetahui aturan mengolah MPASI dengan baik. Jika ingin memberikan pir kepada si Kecil misalnya, hindari memberikan puree pir besertaan dengan kulitnya Ma.

Sebab tekstur pada lapisan bawa kulit pir terbilang keras sehingga kurang halus dan lunak untuk dikonsumsi bayi.

Aturan ini berlaku juga untuk bahan makanan lain, misalnya buat apel atau kiwi. 

Nah, untuk bahan makanan lain, misalnya daging atau ikan, perhatikan benar-benar cara mengelolanya. 

Kabaar gembiranya, sekarang ada Bubur ONiC, Bubur bayi organik yang terbuat dari beras organik dan campuran sayuran serta ikan dan daging pilihan. Proses pembuataannya juga dengan peralatan Modern sehingga terjaga nutrisi yang ada dalamnya. Dapatkan di outlet terdekat dengan rumah Bunda, Jadi untuk mendapatkan MPASI yang sehat dan penuh nutrisi tidak perlu repot lagi.

Baca juga ini: