News Detail

Ini cara tepat menyusui dengan berbagai bentuk puting

Setiap wanita memiliki puting payudara yang bervariasi dalam ukuran dan bentuk.

Beberapa memiliki puting besar, puting kecil, puting datar, atau puting menonjol.

Meskipun sebagian besar wanita tidak akan mengalami masalah, ada beberapa bentuk dan ukuran puting payudara yang dapat menyebabkan lebih banyak kesulitan dalam menyusui.

Wanita dengan puting datar atau puting yang sangat besar mungkin merasa lebih sulit untuk membuat bayi menempel pada payudara dengan benar.

Akan tetapi, jangan putus asa untuk memberikan ASI eksklusif pada Si Kecil agar nutrisi Si Kecil terpenuhi sehingga ia dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat.

Pada dasarnya semua kesulitan pasti ada solusinya, bukan?

Begitu juga dengan menyusui, Moms.

Mengutip dari Verry Well Family, ada beberapa tips untuk menyusui dengan berbagai tipe puting, yaitu:

1. Puting besar

Jika Moms memiliki puting yang besar, Moms mungkin khawatir kalau Si Kecil tidak dapat menyusu dengan benar.

Ketika Si Kecil menempel pada payudara dengan benar, ia memasukkan seluruh puting susu dan bagian areola di sekitarnya ke dalam mulutnya.

Ketika Moms memiliki puting besar, itu bisa membuat bayi lebih sulit untuk menyusu karena ukuran mulutnya yang kecil.

Ketika puting susu mengisi mulut bayi, bayi akan lebih sulit melekat pada beberapa areola di sekitarnya.

Jika bayi menempel pada puting susu saja, ia mungkin tidak dapat meminum cukup ASI dari payudara.

Itu juga bisa menyebabkan puting terasa sakit saat menyusui.

Kebanyakan bayi yang sudah cukup bulan dan sehat dapat membuka mulutnya  cukup lebar agar menempel pada puting besar tanpa masalah.

Tips: 

Moms dapat mencoba menggunakan pompa payudara selama satu atau dua menit sebelum menyusui.

Pompa payudara dapat membantu mengubah bentuk puting sehingga lebih tipis dan lebih panjang.

Ini bisa memudahkan Si Kecil saat hendak menyusu.

Tetapi bila Si Kecil lahir prematur, mungkin sebaiknya Moms memberi ASI melalui dot sampai Si Kecil cukup besar untuk menyusu langsung melalui payudara.

2. Puting rata/datar

Puting datar hanya akan mulai menonjol jika terkena rangsangan.

Namun, beberapa wanita memiliki puting datar yang tidak menonjol keluar dari payudara mereka.

Puting cenderung tetap rata bahkan selama kehamilan dan dengan rangsangan tertentu.

Tips:

Coba gunakan pompa payudara untuk mengeluarkan puting susu sebelum menyusui.

Pegangi payudara untuk membantu agar Si Kecil menempel pada payudara dan puting sehingga ia bisa meminum ASI Moms.

Jika Moms mengalami pembengkakan payudara, Moms dapat memompa sedikit ASI agar keluar dari payudara sebelum menyusui untuk melunakkan payudara dan membuatnya lebih mudah bagi Si Kecil untuk menyusu.

3. Puting terbalik

Puting yang terbalik atau yang tidak menonjol keluar dan cenderung masuk ke dalam dapat menyulitkan Moms selama menyusui.

Jika Si Kecil tidak dapat menyusu dengan baik, ia tidak akan mendapatkan ASI yang cukup untuk tumbuh sehat.

Puting yang terbalik juga dapat menyebabkan masalah menyusui seperti puting yang sakit, pembengkakan, saluran susu yang tersumbat,dan suplai ASI yang rendah.

Tips:

Bicaralah dengan dokter tentang penggunaan kulit payudara.

Kulit payudara dapat memberikan tekanan lembut pada pangkal puting untuk membantu puting agar menonjol.

Atau coba gunakan pompa payudara untuk menarik keluar puting susu keluar tepat sebelum Moms menyusui Si Kecil.

Kompres areola supaya membuatnya lebih mudah bagi Si Kecil untuk menyusu.

Moms juga bisa menggunakan pelindung puting yang dapat membantu Si Kecil menempel pada payudara dan menyusu dengan baik.

Namun, Moms hanya boleh menggunakan pelindung puting di bawah pengawasan dokter atau spesialis menyusui karena dapat menyebabkan masalah lain jika tidak digunakan dengan benar.

Alat seperti perangsang puting atau nipple everter juga tersedia di pasaran atau mungkin dokter laktasi Moms menyediakannya.

Perhatikan tanda-tanda bahwa Si Kecil mendapat cukup ASI, pastikan juga berat badan Si Kecil bertambah.

Wanita telah menyusui dengan berbagai bentuk dan ukuran puting sejak awal menyusui.

Jika dengan cara di atas Moms tetap kesulitan menyusui Si Kecil sehingga Si Kecil tidak mendapatkan ASI yang cukup, maka Moms harus segera berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan solusi untuk masalah ini.

Apapun yang terjadi, tetap usahakan memberi ASI eksklusif pada Si Kecil ya, Moms.

Semangat!

Sumber: Nakitagrid.id