News Detail

Jangan kaget dan cemas jika bayi melakukan 7 hal aneh ini

Bunda, kian hari tingkah si bayi makin menggemaskan. Tidak hanya tubuhnya, semua tingkahnya juga lucu dan kerap membuat Mama tertawa. 

Namun tak jarang, bayi juga kerap mengeluarkan tingkah-tingkah unik dan aneh. Mulai dari sengaja menjatuhkan berbagai barang, hingga sering menahan napas. Sebenarnya, apa sih yang membuat mereka melakukan hal-hal aneh tersebut? Bunda mau tahu apa saja hal aneh yang sering dilakukan bayi, dan kenapa mereka melakukan itu? Simak penjelasan berikut ini yuk, bun.

1. Sengaja menjatuhkan barang (terus menerus)

Saat melihat bayi menjatuhkan mainannya ke lantai, Mama pasti otomatis akan mengambilkannya. Namun apa yang terjadi ketika Mama sudah memberikannya mainan yang jatuh tadi? Si Kecil justru menjatuhkannya lagi, dengan sengaja.

Kalau anak Mama pernah melalukan ini, jangan khawatir karena ini normal. Bayi hanya melakukannya untuk mencari perhatian dari Anda. Semua bayi melakukan ini, dan mereka sangat menyukai aktivitas yang cukup menguras tenaga Mama ini.

Namun agar ini tidak jadi kebiasaan buruk, maka Mama perlu membiarkan mainan jatuh itu terdiam saja di lantai selama beberapa menit, sebelum akhirnya Mama ambil dan berikan untuknya. Berikan mainan tanpa reaksi berlebih, tidak perlu bilang “Wah mainannya jatuh ya.”

2. Menahan napas

Bayi usia 6 bulan hingga anak berusia 4 tahun sering melakukan ini. Penyebabnya? Mereka biasanya menahan napas sebagai bentuk menunjukkan rasa marah, frustrasi, dan atau sakit. Mama pasti khawatir akan terjadi hal buruk pada si Kecil, ya. Namun mengutip Itsbaby.com, respons pernapasan otomatis si Kecil akan menghentikan anak menahan napas, sebelum ini bisa merusak otaknya karena kekurangan oksigen.

Indikasi bayi Mama melakukannya dengan sengaja, bukan karena kondisi kesehatan serius (seperti epilepsi), adalah jika mereka menangis atau rewel sebelum menahan napas.

Ini wajar dilakukan anak, namun waspadai jika ia menahan napas tanpa disertai tangisan dan lebih dari 1 menit, karena dampaknya mungkin berbahaya bagi kesehatan.

3. Menarik-narik rambut

Tidak hanya sering menarik rambut, bayi juga sering menarik (bahkan mencabuti) bulu mata dan alisnya. Apa yang harus Mama lakukan? Menurut Baby Center, Mama tidak perlu melakukan apa-apa. Sebaiknya perhatikan saja kapan anak mulai menarik rambutnya, karena biasanya terjadi saat anak sedang diam namun sadar (seperti saat minum susu).

Kebiasaan ini perlahan akan hilang dengan sendirinya. Namun jika bayi terlihat berlebihan dalam menarik rambutnya, Mama perlu mewaspadai trichotillomania (biasa disingkat trich, dan disebut baby trich jika terjadi pada bayi). Ini adalah kelainan suka menarik rambut.

Namun bagi bayi dan anak kecil, hobi menarik rambut ini akan datang dan pergi, walau ada beberapa anak yang mempertahankan kebiasaan buruk ini hingga dewasa.

4. Menjedotkan kepala

Di usia sekitar 10 bulan, banyak bayi yang sering menjedotkan kepala tanpa alasan apapun. Mereka juga terkadang menganggukkan kepala seperti sedang mendengarkan musik metal. Tenang saja, Ma, karena ini normal. Ini adalah cara bayi untuk mengekspresikan penemuannya akan sebuah ritme. Kebiasaan aneh ini biasanya dilakukan oleh bayi lelaki, tetapi beberapa bayi perempuan juga sering melakukannya.

Bayi umumnya akan menjedotkan kepala mereka ke tembok atau pinggiran tempat tidur, maka pastikan ini semua sudah cukup aman bagi si Kecil.

Beberapa alasan bayi melakukan ini adalah:

– Mekanisme tubuh saat nyeri karena tumbuh gigi.

– Bayi stres (karena belajar berjalan, disapih, atau tempat tidur baru).

– Meregangkan tubuh yang tegang sepanjang hari.

– Bantuan untuk tidur lebih lelap.

Jika bayi Mama melakukan ini terlalu sering dan dalam waktu lama, konsultasikan dengan dokter anak Mama, ya.

5. Menyentuh kelamin

Ini sering dilakukan oleh banyak bayi, baik lelaki maupun perempuan. Mama tidak perlu khawatir ini adalah tindakan yang tidak sopan, karena bayi hanya melakukannya untuk menjelajahi atau mengenal bagian tubuhnya dengan lebih baik.

Bayi hanya mencoba untuk menjelajahi rasa ingin tahunya, tanpa mengerti kenapa mereka melakukan itu. Ketika anak sudah cukup besar untuk diberi pengertian, Mama bisa menjelaskan padanya kalau memegang kelamin di depan umum itu tidak sopan.

6. Sering cegukan

Freepik/Bearfotos

Ya, bayi baru lahir memang sering sekali cegukan. Bahkan mereka sudah sering cegukan sejak masih dalam kandungan. Hal ini mungkin akan membuat Mama bingung, mungkinkah ada yang salah dengan sistem pernapasan bayi Mama, sehingga ia jadi sering cegukan? Untungnya ini hal yang normal, Ma.

Menurut profesor kesehatan anak, Lynnette Mazur, dari University of Texas Health Science Center, cegukan tidak ada hubungannya dengan pernapasan: Ini adalah kontraksi dari diafragma yang disebabkan oleh iritasi atau stimulasi otot. Menurut Prof. Mazur, biasanya cegukan disebabkan oleh makanan atau minuman (baik ASI, sufor, atau makanan lainnya).

7. Makan makanan jatuh

Pernah melihat bayi Mama menikmati makanan yang sudah jatuh ke lantai? Uh, Mama pasti langsung teriak “jangan dimakan” ketika melihatnya. Padahal, ini normal dilakukan anak, Ma. Seiring anak mulai pandai merangkak, ia akan menjelajahi lingkungannya dan mulai menyerap berbagai ilmu yang ia temui.

Cara menyerap ilmunya macam-macam, mulai dari memperhatikan, hingga memasukkannya ke dalam mulut. Inilah alasannya kenapa Mama harus ekstra waspada dalam memantau si Kecil ketika ia mulai merangkak.

Akan lebih bahaya lagi, kalau anak memakan benda kecil yang bisa membuatnya tersedak. Maka penting untuk memastikan rumah Mama sudah cukup aman dan bersih untuk dijelajahi bayi yang sedang hobi merangkak keliling rumah.

Ada-ada saja sikap yang dilakukan bayi ya, bun. Semangat selalu dalam memberikan yang terbaik untuk si Kecil, ya.

Sumber : Popmama.com