News Detail

Pengin bayi kita cerdas, lakukan permainan sederhana ini ya..

Ayah,  bunda, fitrahnya anak-anak sangat menyukai kegembiraan. Ketika mereka masih bayi, mereka sudah bisa menikmati permainan. Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Mereka mempelajari lingkungan melalui aktivitas tersebut. Dapat dikatakan mainan untuk bayi merupakan kebutuhan karena mereka lebih memerlukan kesenangan dibandingkan dengan orang dewasa. Memberi mainan untuk bayi dan anak telah mendapat perhatian sejak dulu. Rasulullah saw. tidak melarang anak-anak bermain, bahkan beliau seringkali turut serta bersama mereka.

Dari Abdullah bin harits r.a., ia berkata, “Rasulullah saw. pernah membariskan Abdullah, Ubaidillah, dan Kutsair bin Abbas, seraya berkata, ‘Barang siapa yang dapat mengejarku, ia akan mendapat ini … dan ini. Sifat energik yang tampak pada anak semasa kecilnya merupakan tanda dari kelebihan kecerdasannya di masa dewasa.’ Lalu, mereka semua mengejar beliau, lompat ke punggung dan dadanya. Beliau pun mencium mereka dan tetap bersama mereka.” (H.R. Imam Ahmad)

Bunda, memberi mainan untuk bayi dan meluangkan waktu untuk bermain bersama dapat menambah kecerdasannya. Selain itu, melalui bermain, kita juga bisa membangun kedekatan dengan bayi. Ada beberapa mainan untuk bayi yang bisa kita coba. Yuk, disimak!

1. Kartu Bergambar

Permainan ini sangat berguna untuk memperbanyak kosakata bayi. Saat bayi sedang tenang, tunjukkan kartu bergambar. Setelah itu, ucapkan nama dari gambar tersebut. Lakukan setiap hari, kira-kira 5—10 menit per/hari. Jika bayi terlihat bosan, hentikan permainan dan biarkan bayi melakukan aktivitas yang lain.

2. Buku Kain

Buku kain merupakan mainan untuk bayi yang mampu meningkatkan kemampuan berbahasa dan melatih konsentrasi. Hal itu karena bayi berusaha untuk mendengar kata-kata yang terucap dari mulut kita. Bayi akan senang melihat ekspresi wajah kita saat bercerita. Jika bayi sudah bisa mengeluarkan suara dan merespons cerita kita, beri mereka pujian. Ajaklah bayi berbicara seakan-akan kita mengerti maksud ocehannya. Setiap perhatian yang kita berikan ketika bayi bersuara akan menstimulasi mereka untuk belajar berbicara. Biarkan mereka memegang sendiri buku dan membolak-balikkan halamannya. Hal itu akan menstimulasi indra perabanya.

3. Permainan Mandi Busa

Hampir semua bayi menyukai acara mandi. Mereka seringkali takjub saat mendengar suara percikan air. Kita bisa membuat suasana mandi menjadi lebih seru. Ajaklah bayi untuk bermain gelembung. Caranya sederhana, tuangkan sabun ke dalam gayung yang diisi air, lalu aduk hingga tercampur rata. Tiuplah gelembung sabun dengan menggunakan tangan kita. Jika bayi belum bisa duduk sendiri, jangan lupa untuk tetap menjaganya. Mereka akan berusaha menangkap gelembung-gelembung busa yang beterbangan sambil tertawa riang. Setelah puas bermain gelembung, tuangkan air sabun ke dalam bak mandi. Kita bisa memandikan bayi sembari bernyanyi.

4. Permainan Muncul dan Hilang

Bayi mungil kita semakin pintar dari hari ke hari. Jika si kecil sudah bisa merangkak, pada tahap ini rasa ingin tahunya semakin besar. Dia mulai menjelajahi seluruh ruangan rumah dan mencari benda-benda yang tersembunyi. Permainan ini mungkin cocok untuk bayi kita. Sembunyikan mainan kesukaannya di balik pintu lemari, biarkan sebagiannya terlihat. Dia akan merangkak, lalu berusaha meraihnya. Cara lain, bungkus boneka kesayangannya dengan selimut. Letakkan di atas kursi yang rendah. Dia akan menarik selimut dan menjerit senang karena menemukan boneka kesayangannya.

5. Permainan “Kejarlah Aku”

Bayi kita sedang belajar merangkak? Mainan ini cocok dengan perkembangannya. Letakkan mainan beberapa sentimeter di hadapannya. Biarkan dia berusaha menggapainya dengan menggeser tubuhnya ke depan. Ketika bayi hampir meraihnya, jauhkan mainan beberapa sentimeter lagi di depannya. Bayi kita pun akan sangat gigih untuk mengambilnya. Jika bayi mulai lelah dan bosan, berikan mainan itu, lalu beri kecupan sayang.

sumber: Abiummi.com