News Detail

Tips menjaga bayi agar tetap hangat dimusim hujan

Musim hujan dapat membuat cuaca sangat dingin. Terkait kondisi tersebut, salah satu kekhawatiran orang tua adalah bagaimana menjaga bayi mereka tetap hangat. Apalagi, jika sang bayi baru lahir, dan ini adalah musim pertama dalam hidupnya.

Saat musim hujan, tak hanya soal cuaca dingin saja yang dikhawatirkan oleh para orang tua tetapi juga penyakit. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong, penyakit dapat muncul lebih mudah saat musim hujan karena penularan penyakit lebih cepat dalam kondisi lembap.

“Virus dan bakteri penyebab penyakit akan lebih mudah menyebar dalam kondisi lembap. Kondisi ini dapat diperparah dengan kebiasaan berdiam diri di dalam ruangan, sehingga penularan penyakit dari satu orang ke orang lain terjadi secara cepat dan berulang,” kata dr. Sepriani.

Agar si Kecil tetap sehat dan hangat, ada baiknya Anda menerapkan tips berikut ini saat memasuki musim hujan, seperti dilansir berbagai sumber:

1. Jaga kebersihan

Sebenarnya, kuman akan selalu ada di sekitar Anda baik saat musim hujan maupun musim kemarau. Namun, genangan air yang kotor saat musim hujan akan meningkatkan penyebaran kuman.

Untuk menjaga bayi dari kuman-kuman jahat, pastikan Anda dan orang-orang sekitar mencuci tangan sebelum menyentuh bayi. Siapkan tisu basah dalam segala kondisi, mandikan bayi setiap hari, dan cuci pakaian bayi dengan cairan disinfektan khusus bayi.1 dari 3 halaman

2. Ganti popok secara rutin

Gantilah popok bayi secara rutin dan oleskan pada bayi krim pencegah ruam popok. Bila si Kecil buang air besar, jangan tunda untuk membersihkan dan mengganti popoknya. Di luar itu, ganti popok bayi setiap 2–3 jam sekali untuk menghindari iritasi.

Apabila sudah muncul ruam popok, menurut dr. Sepriani, Anda dapat memilih krim atau salep dengan kandungan zinc oxide dan mengoleskannya pada bagian yang mengalami ruam.

3. Pastikan pakaian bayi benar-benar kering

Biasanya saat musim hujan, pakaian akan tetap terasa lembap setelah dicuci. Hal ini bisa membuat bayi terserang demam atau pilek. Jadi, pastikan pakaian si Kecil selalu hangat dan kering.

4. Pakaikan baju yang berlapis

Kenakan juga pakaian berlapis pada bayi sesuai dengan kebutuhan. Jika si Kecil berkeringat, lepaskan pakaian berlapis tersebut atau nyalakan kipas angina tau AC. Tapi jika bayi tampak tidak nyaman dan perutnya dingin, kenakan pakaian berlapis. Selain itu, kepala dan kaki bayi juga harus terlindungi dengan tutup kepala dan kaus kaki.

Soal bahan baju, pilihlah baju yang terbuat dari bahan katun agar kulit bayi nyaman. Hindari bahan sintetis yang bisa menyebabkan ruam.

5. Dibedong

Bedong adalah cara tradisional yang bermanfaat ketika musim hujan seperti sekarang ini. Menurut dr. Sepriani, bedong bisa membantu bayi yang kedinginan tetap hangat. “Balutan kain bedong juga menyerupai kondisi di dalam rahim ibu, sehingga bayi akan lebih tenang dan tidak rewel.”2 dari 3 halaman

6. Tetap pakai selimut saat di stroller

Jangan membiarkan bayi Anda tidak diberi selimut ketika berada di stroller-nya.  Bayi Anda tetap harus dipakaikan selimut saat berjalan-jalan di kereta dorongnya. Pakaikan selimut setinggi dadanya, dan pilih selimut yang berbahan katun ringan.

7. Cegah flu

Flu pada bayi bisa sangat membuatnya tidak nyaman dan rewel. Hindari flu dengan tidak membawa bayi keluar rumah terlalu lama, terutama jika sedang hujan. Perubahan kelembapan dan temperatur dapat membuat bayi sakit, mengingat sistem kekebalan tubuh mereka belum kuat. Jika memang keadaan tidak memungkinkan, pastikan bayi tetap hangat dan kering.

8. Jauhkan bayi dari nyamuk

Tentu Anda sudah tahu bahwa penyakit serius seperti malaria dan DBD dapat disebabkan oleh nyamuk. Apalagi saat musim hujan, nyamuk akan lebih rajin berkembang biak. Ini sebabnya Anda harus melakukan langkah untuk menjauhkan bayi dari nyamuk. Caranya adalah dengan menggunakan kelambu di tempat tidur bayi dan mengoleskan losion antinyamuk yang aman bagi bayi.

9. Waspadai tanda-tanda peringatan

Jika bayi Anda mulai menggigil saat berjalan-jalan di luar, segera bawa masuk ke dalam ke ruangan. Jangan menggosok kulit bayi untuk menghangatkannya, karena ini dapat merusak kulit. Sebaliknya, gunakan waslap hangat untuk menghangatkan kembali kulit, lalu kenakan pakaian yang hangat dan kering. Apabila kondisi bayi tidak membaik dalam beberapa menit, segera hubungi dokter.

Menjaga bayi tetap sehat dan hangat saat musim hujan bisa dilakukan dengan berbagai cara di atas. Anda sebagai orang tua juga harus memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan, agar bayi tidak mudah sakit atau tertular penyakit yang Anda alami.   

Sumber: KlikDokter.com