News Detail

Wajib dibaca bagi para ayah yang mempunyai bayi

Ayah, menjadi ayah baru adalah anugerah yang tidak bisa digambarkan dengan apa pun. Tak ternilai dan tak terhitung dengan angka kebahagiaan saat hadir seorang anak di hadapan kita. Bukan hanya ibu yang harus mempersiapkan diri dalam menyambut anugerah terbesar ini, melainkan ayah juga penting untuk mempersiapkan diri. Membaca tips balita yang beredar di media sosial, majalah, dan buku akan membantu kita mempersiapkan diri dalam mengarungi peran baru sebagai ayah.

Menjadi ayah bukan hanya soal berperan sebagai pencari nafkah utama. Ayah memiliki peran jauh lebih besar dari itu bagi anak-anaknya. Pola asuh ayah begitu berbeda dengan ibu.

Untuk itu, anak-anak butuh ‘pelajaran’ dari seorang ayah untuk membentuk karakter mereka menjadi kuat. Seringkali para ayah lupa atau malas untuk terlibat aktif dalam mengasuh anak karena menganggap itu adalah tugas ibu. Terutama dalam mengasuh bayi yang baru lahir.

Memang, bayi baru lahir tak bisa lepas dari ibunya. Namun bukan berarti ayah lepas tangan, justru ibu membutuhkan banyak bantuan ayah untuk mengurus bayi baru lahir. Bukan hanya sangat bermanfaat bagi anak untuk membentuk ikatan tapi juga membuat hubungan suami istri kian kuat dan kompak.

Sebagaimana mengarungi sebuah lautan, saat menikah dengan istri, kita dihadapkan pada pengalaman baru yang tidak didapatkan sebelumnya saat kita masih sendirian. Nah, hadirnya seorang anak juga demikian, akan hadir pengalaman baru yang harus dipersiapkan dengan matang segala sesuatunya agar saat mengarunginya, kita sudah siap mental dan fisik untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Nah, beberapa tips balita yang perlu diketahui adalah sebagai berikut.

1. Menganti Popok Kain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bayi yang baru lahir belum bisa dipakaikan popok kertas yang ada di toko-toko sebagaimana anak yang sudah melewati usia satu sampai tiga tahun. Popok kain harus diganti setiap saat ketika bayi pipis atau buang air besar. Biasanya hal ini ditandainya dengan tangisan. Sebagai ayah baru, kita harus siap mengganti dengan cara yang benar. Kita harus berhati-hati mengikatkan popok jika tali pusat bayi belum puput. Jangan terlalu kencang karena akan membuatnya kesakitan, tetapi jangan terlalu longgar juga karena akan cepat terlepas.

2. Menyiapkan Air Hangat

Air hangat bisa digunakan untuk membersihkan bekas pipis atau kotorannya. Setiap saat ketika akan mengganti popok, kita harus menyiapkan air hangat. Selepas itu, barulah kita bisa memasangkan popoknya dengan baik

Baca juga : Cara mengatasi bayi yang rewel karena stress

3. Menyendawakan Bayi

Setelah menyusu, bayi butuh dibantu untuk serdawa. Caranya dengan memposisikan tubuhnya lurus di gendongan seperti berdiri kemudian berikan tepukan ringan. Setelah istri menyusui si kecil, segera gendong dan bantu untuk serdawa.

4. Siap Siaga 24 jam

Ini juga harus dipersiapkan di luar hal-hal teknis yang dijelaskan di atas. Siap siapa 24 jam maksudnya adalah anak yang baru lahir biasanya belum mengenal waktu. Kita yang memperkirakannya, misalnya bisa terbangun pada malam hari dengan jeda waktu yang pendek. Saat ia terbangun karena ingin menyusu atau popoknya basah, kita harus mengangkat dan meletakkannya di sisi ibunya, terutama untuk bayi yang tidur di tempat tidur khusus bayi. Selepas menyusu, kita harus meletakkan dengan hati-hati di tempat tidurnya sampai terbangun kembali.

5. Memijit punggung istri

Menyusui adalah ibadah. Para suami, bantulah para istri untuk menjalani ‘ibadah’ dengan baik. Caranya, berikan pijatan ringan di punggung istri. Pijatan akan membuat ibu lebih rileks, saat rileksi air susu akan keluar lebih banyak. Istri dapat pahala, begitu juga suami.

6. Jadwal Imunisasi dan Pemeriksaan Kesehatan

Sangatlah penting untuk orang tua memeriksakan kondisi bayinya secara berkala, termasuk memberikan imunisasi sesuai dengan usianya. Pemberian imunisasi ini sempat menjadi kontroversi. Langkah terbaik, yaitu kita tetap membicarakannya dengan dokter spesialis anak yang sudah ahli dalam memberikan imunisasi terbaik untuk anak anda. Jadwal yang teratur akan memberikan dampak yang baik untuk anak di kemudian hari, yaitu kesehatan dan perkembangan yang baik untuk dirinya. Kita harus bersama-sama dengan sang ibu untuk saling mengingatkan perihal jadwal imunisasi ini. Ini karena kelelahan dan rasa capai mengurus bayi membuat kita seringkali melupakan jadwal cek kesehatan ini.

Demikianlah beberapa tips seputar bayi baru lahir untuk ayah yang bisa dijadikan referensi dalam mendukung tumbuh kembang sang jabang bayi. Kesehatan dan perkembangan yang baik akan menghadirkan kepuasan ayah dan ibu untuk anak-anaknya. Ayah yang mendukung ibu selama masa bayi baru lahir akan menghindari kejadian baby blues di pihak ibu sang jabang bayi. Rasa capai dan stres akan berkurang karena ayah selalu hadir memberikan pertolongan kepada ibu di saat-saat yang dibutuhkan. Anak adalah anugerah, selayaknya kita bersyukur dengan mendukung tumbuh kembangnya. Insya Allah.